Kebudayaan Dalam Arti Khusus

B. Kebudayaan dalam arti Khusus
Kebudayaan dalam arti khusus atau kesenian adalah segala keindahan karya cipta manusia yang merupakan ekspresi jiwa yang dapat dinikmati keindahannya melalui tulisan, suara/bunyi , gerak maupun bentuk dwimatra atau trimatra.
Tujuan mencipta karya seni semata-mata dinikmati keindahannya. Dengan kata lain karya seni dimaksudkan untuk memuaskan batin si pembuat, maupun memuaskan batin orang yang menikmatinya. Hasil cipta kebudayaan khusus, berupa:

– Seni Rupa

Seni Rupa adalah karya seni yang mempunyai wujud dan bentuk yang memuhi syarat keindahan, Yang termasuk karya seni rupa adalah
– Menggambar
– Seni Lukis
– Ilustrasi
– Seni grafis
– Seni Ukir
– Mozaik
– Vignet
– Kaligrafi
– Sketsa
– Seni Patung
– Seni Dekorasi
– Seni Reklame/Iklan
– Seni Bangunan : Interior dan eksterior
– Karikatur
– Silhuet
– Seni Kriya/Kerajinan Tangan

– Seni Musik/Seni Suara
Seni musik adalah satu cabang kesenian yang dapat dinikmati dengan indera pendengar(audio). Sumber suaranya dapat berasal dari mulut manusia (vokal) maupun alat-alat musik(instrumental)/
Unsur- unsur terpenting seni musik antara lain suara, nada, irama/ritme, tempo, dan sebagainya. Adapun jenis-jenis seni musik meliputi : musik klasik, musik tradisional dan musik modern (kontemporer).

– Seni Gerak, Seni Tari
Seni tari adalah satu jenis kesenian yang diungkapkan melalui unsur gerak dan irama. Seni tari merupakan perpaduan dari seni musik dan seni rupa. Perpaduan itu dapat dilihat dari : seni musik berperan sebagai pengiring gerakan-gerakan yang berirama. Seni rupa berpran dalam hiasan kostum/atribut. Aksesoris atau hiasan-hiasan yang lain, termasuk dekorasi panggungnya. Seni tari kadang-kadang juga berhubugan dengan seni sastra untuk menampilkan gerakan-gerakan tarinya, seperti sendratari Ramayana.
Unsur-unsur penting seni tari meliputi : gerak, ritme, dan karakter. Adapun jenis-jenis seni tari meliputi : tari klasik, tari tradisional dan tari modern/ kreasi baru, koreografi.

-Seni Drama, Teater
Seni teater adalah salah satu jenis kesenian yang diungkapkan melalui dialog/kata-kata ataupun bahasa isyarat atau pantomim. Seni teater biasanya disajikan di gedung-gedung pertunjukan , di panggung-panggung hiburan. ataupun di televisi. Seni teater sering dikatakan sebagai kerja sama antara seni rupa, seni musik, seni tari dan seni sastra. Mengapa demikian?
Alasannya antara lain:

– Dalam kegiatan seni teater, seni rupa banyak dilibatkan dalam tata pentas, tata busana (kostum), tata rias, tata letak (setting).tata cahaya (lighting), pembuatan poster, spanduk, pembuatan undangan dan lain sebagainya. Dalam hal ini peran seni rupa lebih berkaitan dengan hal yang bersifat visual.
– Dalam kegiatan seni teater, seni tari banyak dilibatkan dalam hal tata gerak, karakter, pantomim, dan lain sebagainya. Seni tari lebih menyangkut gerakan tubuh yang berperan untuk mendukung dialog pada cerita yang dipentaskan.
– Hampir semua segi kegiatan seni teater berasal dari karya sastra. misalnya : penulisan konsep-konsep cerita, pengucapan dialog, gaya bahasa, bentuk bahasa, dan lain sebagainya . Seni sastra disini lebih berkaitan dengan sesuatu yang bersifat cerita atau lakon.

Unsur-unsur yang penting seni teater diantaranya (a)suara, kata-kata, (b)karakter (c) improvisasi (d) aksentuasi dan lain sebaginya. Adapun jenis-jenis seni teater adalah: teater klasik, teater tradisional/rakyat (ludruk) teater modern.

~ Seni Sastra
Seni sastra adalah satu jenis kesenian yang keindahannya dapat dinikmati dengan tulisan, kata-kata maupun dialog.
Unsur-unsur yang penting dalam seni sastra, antara lain: (a) tulisan,(b) kata-kata/suara. Adapun jenis-jenis nya :puisi prosa dan drama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *